Platform riset Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Masuk petugas

Tentang penelitian

Latar belakang, tujuan, dan rancangan penelitian validasi kalkulator.

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Survei Status Gizi Indonesia 2024 mencatat prevalensi balita stunting 19,8%, masih di atas target global. Di tingkat individu, panjang atau tinggi badan menurut umur di bawah -2 SD adalah indikator statistik. Tidak semua anak berperawakan pendek mengalami gangguan gizi, karena perawakan pendek juga dapat disebabkan variasi normal atau kondisi medis lain.

Pedoman klinis nasional menganjurkan evaluasi pertumbuhan yang menyeluruh, antara lain dengan membandingkan usia berat, usia tinggi, dan usia kronologis. Perbandingan ini sulit dilakukan secara manual di Posyandu karena keterbatasan waktu dan kerumitan perhitungan. Penelitian ini menerjemahkan logika klinis tersebut menjadi alat bantu keputusan digital untuk kader dan tenaga kesehatan.

Tujuan

  1. Menerjemahkan rekomendasi pedoman klinis nasional tentang analisis pola pertumbuhan anak menjadi algoritma keputusan digital.
  2. Menilai kesesuaian hasil triase kalkulator dengan penilaian dokter spesialis anak.
  3. Menilai sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, dan nilai prediksi negatif kalkulator.
  4. Menilai kelayakan penggunaan kalkulator dalam pemantauan pertumbuhan di tingkat komunitas.

Rancangan

Penelitian berjalan dalam dua fase. Fase pertama mengembangkan kalkulator mengikuti siklus pengembangan perangkat lunak, termasuk validasi isi algoritma oleh panel ahli dan uji fungsional. Fase kedua adalah uji validasi lapangan dengan pendekatan potong lintang. Kader dan tenaga kesehatan yang telah dilatih mengukur anak dan memakai kalkulator, sementara dokter spesialis anak menilai anak yang sama secara independen dan tersamar.

Subjek dan lokasi

Subjek adalah anak usia 0 sampai 59 bulan yang mengikuti pemantauan pertumbuhan di wilayah kerja Puskesmas Tanjungsari, Pamulihan, dan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Sampel diambil secara berurutan hingga sekitar 270 anak, dihitung dengan rumus Buderer untuk sensitivitas 85%, presisi 10%, dan prevalensi 20%, ditambah cadangan data tidak lengkap.

Analisis

Kesesuaian diukur dengan koefisien kappa Cohen dan persentase kesepakatan. Akurasi dinilai dengan sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, dan nilai prediksi negatif dari tabel 2x2, disertai interval kepercayaan 95%. Kelayakan penggunaan dinilai dengan kuesioner skala Likert, waktu triase, kesalahan penggunaan, dan diskusi kelompok terarah.

Tim

  • Aly Diana, dr., M.Kes., MPH(Nutr), PhD, ketua periset
  • Viramitha Kusnandi Rusmil, dr., M.Kes., Sp.A(K), anggota periset
  • Mulya Nurmansyah Ardisasmita, dr., M.T., anggota periset
  • Claudia Leong, Ara Institute of Canterbury, mitra peneliti internasional

Penelitian diusulkan melalui skema Riset Kompetensi Dosen Universitas Padjadjaran tahun 2026 di bawah Pusat Studi Sistem Kesehatan dan Inovasi Pendidikan Tenaga Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Pasang di layar utama

Aplikasi terbuka tanpa bilah browser dan kalkulator tetap bisa dipakai saat sinyal lemah.

iPhone atau iPad (Safari)

  1. Ketuk tombol Bagikan di bilah bawah.
  2. Pilih Tambahkan ke Layar Utama.
  3. Ketuk Tambah.

Android atau tablet (Chrome)

  1. Buka menu titik tiga di kanan atas.
  2. Pilih Instal aplikasi atau Tambahkan ke layar utama.